Showing posts with label daily stuffs. Show all posts
Showing posts with label daily stuffs. Show all posts

Thursday, October 6, 2011

Crave for (free) Korean Wave

As long as i remembered, i never join or win any contest, blog giveaway, quiz, doorprize and so on. BUT, the first time i read about this, instantly i wanted to give it a shot.Why? Because i have been craving for this Korean Wave for soooo long.

If you wanted to know how long, it's not months, but years. Not one or two years, but several years. I started to consider this treatment since my early college year, about 5-6 years ago bwahahaha. Yep, i know it must be crazy wanting that treatment for so long, and never tried to do this at least once hahaha.

Why i want to make my hair wavy? Because i am blessed with this thin and straight hair, and i think it will look better if i have a little wave, so it wont be too thin and damped, and that wave will give some volume. Dont you think so?

So, i decided to join this contest and try my luck, afterall i've got nothing to lose, right. Anyway i think it could be one of my #Misi21 things hahaha. Wish me luck!  :D

See? It looks so thin. Need more volume

This is a Special Makeover Giveaway made by Carnellin and L'OREAL on her blog Whileyouonearth.blogspot.com. They will give 3 winners chances to get some makeover for their hair with three treatment options : INOA hair color, Korean Wave by Dulcia Advanced (this is the one that i want!!), or Japanese smoothing by X'Tenso Moisturist. For further information for each treatment, you can visit her blog directly.

If you were interested, just click here to visit her blog and see how it works. Just remember, the closing date is on October 12th, 2011.Good luck!

whileyouonearth.blogspot.com



Tuesday, September 13, 2011

Tuhan Yesus Sayang Sama Bapak!

Pada suatu Sabtu sore, saya dan pacar pergi ke salah satu mal di Jakarta. Kebetulan saat itu bertepatan dengan waktu buka puasa, sehingga tak heran mal penuh, bahkan untuk mencari parkir pun sulit. Lima belas menit sudah terbuang hanya untuk mengantri dan mencari parkir, itupun kami masih belum menemukan tempat kosong. Masalahnya kami sudah terlanjur membeli tiket secara online untuk menonton di mal tersebut, sehingga percuma juga kalau kami keluar lagi dan mencari tempat tujuan yang lain.

Saat sedang mengantri untuk mencari parkir, seorang tukang parkir memberi tanda dan mengarahkan mobil-mobil untuk keluar dan mencari parkir di gedung lain, termasuk mobil kami.

“Parkir di gedung sebelah aja, Pak! Disini tempat parkirnya sudah overloaded.”

Agar tidak dipaksa ke luar gedung, si pacar pun berusaha menjelaskan kalau kami sudah terlanjur beli tiket bioskop disitu, sehingga akan sulit kalau harus parkir di gedung yang berbeda, mengingat hari sudah semakin malam. Untungnya si tukang parkir cukup bersimpati. Ia kemudian meninggalkan mobil kami dan melihat sekeliling untuk mencari kalau-kalau masih ada tempat parkir yang kosong. Dan tak lama kemudian ia kembali.

“Wah, Tuhan Yesus sayang sama Bapak. Ini pas ada yang mau keluar.”

Setelah itu, pemilik mobil yang sedang parkir tepat di depan kami datang lalu mengeluarkan mobilnya. Dan kamipun langsung dapat tempat parkir. Setelah membantu kami memarkirkan mobil, si tukang parkir kembali berkata, “Besok jangan lupa ke gereja ya, Pak!”

Peristiwa itu sungguh berkesan buat saya. Begitu banyak pelajaran dan makna yang saya dapat dari kejadian singkat itu.

Seumur hidup, baru kali ini saya bertemu dengan tukang parkir yang berkata seperti itu. Buat saya, ucapan tukang parkir itu seakan berasal dari Tuhan Yesus sendiri. Tuhan Yesus yang sedang mengingatkan kami tentang kasihNya yang besar, Tuhan Yesus yang mengingatkan kami bahwa Dia peduli akan semua kebutuhan kami, bahkan kebutuhan kecil seperti kebutuhan akan tempat parkir sekalipun.

Saya jadi diingatkan bahwa Tuhan itu memang suka memberi kejutan dan ‘hadiah’, contohnya ‘hadiah’ berupa tempat parkir yang tiba-tiba tersedia tepat di depan kami. Tak hanya sekali itu saja, sepanjang hidup saya juga sering mengalami hal-hal serupa, mendapatkan ‘hadiah’ yang tak disangka-sangka tepat ketika saya memerlukannya. Dan semua itu dilakukanNya karena kasihNya yang besar.

Saya juga salut atas ‘keberanian’ si tukang parkir yang berani secara langsung menyatakan kasih Tuhan. Jika saya jadi si tukang parkir, belum tentu saya berani berkata hal yang sama. Masalahnya, si tukang parkir tidak tahu agama kami, di mobil si pacar sama sekali tidak ada simbol-simbol yang menunjukkan bahwa kami adalah orang kristiani. Bagaimana jika kami bukan orang kristiani dan malah tersinggung atas ucapannya? Tetapi si tukang parkir tetap mengambil resiko dan berani menyatakan kasih Tuhan melalui ucapannya.

Terimakasih Tuhan! Terimakasih Bapak Tukang Parkir! Semoga saya bisa menjadi seperti bapak tukang parkir yang berani menyatakan kasih Tuhan kepada siapapun, bahkan kepada orang yang belum dikenal sekalipun; karena memang kasih Tuhan itu universal, bukan hanya untuk orang kristiani saja.

Tuesday, August 9, 2011

"Siksaan" Hari Sabtu

Holla blog! I know it's been a while since i updated this blog. Lately i was just too lazy to blog hehe. Oh, actually im still blogging, but on my other blog. (Curious? Just be patient, because i'll launch it soon *grin)

Agustus ini sepertinya bakal penuh perjuangan, soalnya saya harus masuk kerja di 3 hari Sabtu di bulan ini. Jadi, lebaran nanti kantor saya bakal "libur" seminggu, alias 5 hari kerja. Kalau dari pemerintah kan tanggal merahnya cuma 2 hari tuh, berarti harus ada kompensasi di 3 hari sisanya donk? Beberapa kantor libur dengan potong jatah cuti bersama karyawan, kalo di kantor saya, libur 3 hari itu dituker ke hari sabtu, jadilah ada 3 kali sabtu di bulan ini yang kita masuk kerja full. Yep, full. 9 to 6 every Saturday.

Can you imagine, still working until 6 pm on Saturday?? Well, saya ga komplain kerja Sabtu kalo cuma sampe jam 3 atau 4. Tapi sampe jam 6?? You've got to be kidding me! Hiks. Yah tapi apa boleh buat, demi 'libur' ekstra 3 hari di minggu lebaran, ya terpaksa dijabanin deh..

Sebenernya kasian juga sama yang lagi puasa, kalo sabtu harus kerja juga kan berarti mereka ga bisa buka bareng orang rumah. Dari senen-jumat kan udah buka di kantor, kalo sabtu kerja juga berarti mereka cuma bisa buka bareng keluarga hari minggu. Udah gitu di hari biasa jam kerja juga normal, ga ada masuk pagian pulang pagian gitu. Hmm...Tapi sepertinya dari pihak karyawan juga emang ga ada yg kasih usulan untuk ubah kebijakan sih, jadinya ga bisa ngomong apa-apa juga..

Dan 3 sabtu masuk kerja itu dimulai minggu ini! Bye-bye weekend *nangismeraungraung. Saya belom nonton Harry Potter, apalagi Transformer. Kapan nih jadinyaaa?? Hikss.. Berharap lebaran segera tiba, biar siksaan sabtu segera berakhir.

Semangattt! Libur hampir tibaa. At least minggu depan ada tanggal merah :D


Saturday, July 2, 2011

It's July!

It's July already, means it's already a mid year!! Always amazed with how time flies.

Two days ago, i visited a friend of mine, a highschool friend, which just celebrated her one month birthday of her daughter. Yes, her daughter! Suddenly i feel old, surrounded with friends which already have a baby. Oh man, it feels like yesterday we're talking about college life and stuffs, and now we're talking about baby and marriage?? Somehow it's freaking me out.

Still cant believe how time flies. Sometimes all i want is just grab time and make it stop, just for a while.

Well, anyway, maybe it's just times when i feel melodramatic hahaha.

Welcome July!

Friday, June 17, 2011

First week

Hey blog! This is just a little update from me.

Starting from last Monday, i've been working at a new office. Still working as an interior designer, but this is a whole new job for me, because now i am working as a store designer. Yeah, new things to learn, new people to get to know, new environment to get adapted with..

Well, I have to be honest that it's not an easy task for me. New thing is not my thing. I dont really like change. I prefer a more stable condition. But i know this is good for me, to make me a better person. So, i guess i just have to hang on and keep praying that everything'll be all right. I just believe that if He bring me to it, He will bring me through it :)

Cheers!

Tuesday, June 7, 2011

My Most Unusually Romantic Place

It’s the people who make the place. It’s the story behind the place which make place meaningful and historical. Even the most uncommon place could be the most romantic place for someone, just because they had an unforgettable moments on that place. What about you?

Quoted from Arterie Blog


What about me? *thinking.

Ehmm.. *thinking again. Ehmmm. *thinking harder.

Well, i dont know about romantic, but i think every place I go with him is a meaningful place, because of the person, because of the moment we spent together, because of the memory we shared, simply because of his mere presence.

His home, my home, his car, my car, my office (ehm.. ex office), Emporium Mall (where we had our first date), Taman Safari (our first trip together), Ancol (just any other special date), restaurants (where we spent most of times talking and sharing), Starbucks (where we usually spend our quality time together), hospital room (where he was sick and i visited him), what else? At time like this, i wish i could do like Harry Potter or Albus Dumbledore do, put the memory into the bowl of thoughts then recall them anytime they want. They called it “The Pensieve” – You know now that I am a HP freak LOL

But if i do have to pick one place, i think i would choose Hanamasa Mal Artha Gading as my most unusually romantic place (well, i dont know if a restaurant could be described as unusual).

Why? Because it’s the place where we celebrated our first year anniversary, it’s the place where we reviewed our one year relationship, and because it’s the place where we plan our future :)


As they said, it’s the people who make the place, and it’s indeed true :)


* Anyway, they are giving their collections for free for three winners – just by answering that question. Are you interested? :p

Wednesday, May 25, 2011

Say it with cards

I always love when someone give me a card (greeting card); birthday cards, christmas cards, etc. And i do love to give cards to my beloved ones, preferably handmade cards.

Waktu SD-SMP-SMA awal, waktu masih jaman buat ngasih kartu natal ke orang-orang, saya sangat menunggu-nunggu momen untuk milih-milih dan beli kartu natal sampe nulisin 1-1 kartunya. Dan tentu aja saya seneng banget kalo ada yang kasih saya kartu natal, apalagi yang ada personal notes nya (bukan cuma ucapan template 'merry christmas' yang ditambah to and from). Oh, i really love that moment. 

Saking senangnya, sebagian kartu-kartu itu masih saya simpan sampai sekarang loh. Dan saya juga senang baca-baca lagi kartu-kartu itu. Lucu. Jadi inget masa-masa dulu, ke-cupu-an masa kecil hehe. Saya jadi inget dulu saya pernah deket sama siapa, dulu naksir siapa, ditaksir siapa, apa yang terjadi waktu itu, dsb dst. Senang... :D

Sayangnya sekarang-sekarang ini sepertinya orang udah mulai males ngasih kartu ucapan. Saya udah ampir ga pernah dapet kartu natal lagi, kecuali mungkin kartu yang diiringi sama parsel, atau kartu natal dari saudara di luar negeri. Kalau dari temen, hampir semua ngucapin lewat bbm, termasuk saya juga ngucapin lewat bbm/sms. Tinggal sekali ngetik, trus di broadcast deh. Selesai. Ga ada nilai personalnya. 

Personal notes

Inilah yang bikin saya senang dengan kartu ucapan: nilai personalnya. Bukan cuma sekedar nulis "to and from", tapi nulis personal notes seiringan dengan kartu itu. I can feel their feeling through their handwritten notes within the card. Ngasih kartu ucapan perlu effort lebih dibanding sekedar nulis bbm atau sms, nulis di kartu ga bisa dengan gampang di 'erase' kaya di bbm/sms, makanya perlu dipikirin dulu apa yang mau ditulis. Ngasih kartu juga harus dipilih-pilih kartunya, supaya sesuai dengan message yang mau disampaikan, atau kesukaan orang yang mau dikasih. See, it's the effort and the meaning that counts. 
Arterie, Artisan Papeterie

Masih ingat cerita soal side job saya? Ini dia side job nya, ngurusin social media dari Arterie. Jadi kalau belakangan pada notice kalau facebook saya penuh dengan postingan dengan embel-embel "via Artisan Papeterie", atau di twitter saya banyak RT dan mention si @myarterie, atau saya banyak promosiin www.arterie.me atau www.arterie.me/blog, well it's part of my job, to introduce you to Arterie, Victor & Colette.  Dan, tebak siapa yang nulis blog untuk mereka? Yup, that's me! So, technically it's my fifth blog already hahahaha. 
Apa hubungannya sama kartu? Jadi, Arterie ini adalah brand punya teman saya yang salah satu product nya adalah greeting cards. Jujur aja pertama kali saya liat Arterie (sebelum saya ngurusin social media promotion nya), saya langsung jatuh cinta. Saya suka desain-desain  mereka, saya suka penggambaran tokoh mereka, Victor & Colette, dan saya suka banget sama konsep mereka 

We believe that E-mail is great, but nothing can replace the warmth of your handwritten note, and therefore, we want to be there for you to celebrate every season of your life and loved ones. - Arterie

Well, kalimat itu bener-bener bisa menggambarkan alasan kenapa saya suka kartu, surat, handwritten notes; slogan mereka itu "gue banget"! Rasanya pengen suru si pacar buka web nya trus bilang, " tuhh.. makanya sering-sering kasih aku kartu " hehehehe. Sebenernya sih dia lumayan sering kasih kartu, paling ga pas event-event tertentu dia kasih, (thank you dear!!!) tapi saya ga nolak loh kalau dikasih kartu dengan personal handwritten notes lebih sering lagi hehehe. 

Makanya, pas suatu hari saya baca kalau mereka lagi nyari orang buat ngurusin social medianya, saya langsung semangat tanya-tanya mereka. And thanks God i got the job :D 

Walo sebenernya ini something yang bener-bener baru buat saya, dan i dont know if i could perform well in this job, at least i want and willing to try, and i am excited. The rest is up to Him, as usual hehe. And until now, im still excited to work on this project :D
Sooo..  please visit www.arterie.me to see their collections (believe me, it's worth to visit), like their FB page here, and follow @myarterie on twitter (especially for those who are craving for love quotes, we tweet sweet and meaningful love quotes everyday). And for fellow bloggers, please do visit www.arterie.me/blog, we discuss interesting topics every week. Currently we're talking about #originalLove, and very soon we're gonna have a giveaway for you, readers. 
Stay tuned!

Oh, and back to cards, I would like to say thank you to some of you, this post actually dedicated for you guys.
For my fellow highschool friends who keep giving birthday cards to me, and sometimes it's a handmade card. Big thank you! I truly appreciate it. Dont ever get bored to give me birthday card :p (any other cards will do too)

To Melina, who keep giving christmas card (at least until last year or 2 years ago), although it's not a common thing to do anymore. But really, you're so sweet. Thank you. 

I also would like to say thank my dear sister, Irene Chow, who sent us a thank you card far from US. Well, i was really surprised to get the card. And i also want to thank you for visiting us here :)

Last but not least, i also want to thank my dear boyfriend, who keep giving me cards on special occassion, though i know it's not his nature to do so. Thank you so much, and looking foward to see (much) more cards from you :D

Cheers!

Saturday, May 21, 2011

Hampir pingsan!

Holla blog! Sudah lama rasanya tak menulis, dan nulis-nulis lagi malah curcol haha. Iya, sesuai judul, saya mau cerita pengalaman amazing saya kemaren, sakit sampe rasanya hampir pingsan.


Jadi, kemaren ini hari pertama saya dapet tamu bulanan, dan udah jadi rahasia umum kalau si tamu bulanan itu dateng bisa sangat menyusahkan dan menyakitkan. Yah, emang beda-beda tiap orang, dan beruntunglah kamu wahai wanita-wanita yang ga mengalami sakit itu hehe. Kalau saya sih umumnya biasa-biasa aja sakitnya. Sakit, tapi ga sampai mengganggu aktivitas. Dulu memang ada masa-masa saya sangat kesakitan kalau si tamu datang, seinget saya sih memang pernah sampai masuk UKS (Unit Kesehatan Siswa- eh bener ga ya itu kepanjangannya?) 2 atau 3 kali gitu pas masih sekolah. Tapi itu dulu, waktu saya masih SD-SMP gitu. Seinget saya sih sejak SMA, kuliah, dan kerja sekarang udah ga pernah seheboh itu. Paling kesakitan dikit-dikit, tapi masih bisa ditahan.

Nah, entah kenapa, kemaren ini tiba-tiba sakitnya luar biasa. Sakit yang bikin lemes, kepala keleyengan, sampai ga bisa ngapa-ngapain. Saya lagi di kantor, dan lagi ada kerjaan. Tapi sakitnya bikin ga bisa konsen, bahkan buat duduk aja berat bener, pengennya rebahan gitu. Kayanya pas-pasan tekanan darah lagi turun juga, sampe rasanya darah ga ada yang ngalir ke kepala haha. Temen kantor saya bilang muka saya pucat, dan disuru pulang aja. Yah sebagai karyawan yang baik (ehem), saya ga mau donk pulang gitu aja, manja banget gitu ya kesannya. Akhirnya saya minta tolong dibikinin teh manis hangat, biasanya sih itu bantu. Eh tapi ternyata ga loh, dan saya pun memutuskan untuk ijin pulang aja, toh saya udah ga bisa kerja apa-apa juga.

Baru deh pas saya berdiri, berasa kalau ijin pulang adalah keputusan yang tepat. Pas berdiri itu rasanya hampir gelap, berasa lemes dan jalanpun susah. Waduh gawat! Saya kan masih harus naik ojek sampe rumah. Akhirnya, sambil terus berdoa dalam hati, sayapun maksain diri jalan pulang. Untuk juga ya naik ojek, jadi bisa lebih cepet, dan untung juga kantornya deket rumah, dan untung juga jalanan ga macet, jadi paling 10 menit udah sampe rumah. ( saya tau sih ga ada yang kebetulan, jadi emang semua itu karena Tuhan masih sayang sama saya aja hehehe). Selama di ojek juga nyaris ga bisa buka mata, pusing soalnya. Untung itu ojek langganan yang udah tau rumah saya, jadi saya tinggal berjuang untung ga pingsan di ojek hahaha. Bener loh, saking lemes dan sakitnya saya udah takut pingsan di ojek. Saya juga agak nyesel sih kenapa ga naik taksi aja kalau udah separah itu ckckckck.

Thanks God banget saya pun sampai dirumah dengan selamat. Sambil setengah sempoyongan saya buka pintu pager. Dan ternyata, pintu dikunci dan ga ada orang dirumah! Such a great timing! Saya emang bawa kunci, tapi saat itu bahkan effort untuk nyari kunci di tas aja udah berat bener. Setelah berkutat beberapa lama kunci ketemu dan saya pun berhasil masuk ke rumah. Fiuhh..

Kenapa saya sampe nulis di blog? Karena buat saya itu pengalaman yang "amazing". Beneran saya baru kali itu ngerasa ampir pingsan, tapi masih harus beraktivitas ini itu. Dan baru kali itu saya berasa susahnya berdiri, jalan, buka pintu, dan bahkan ganti baju. Bener-bener 'amazed' sama apa yang saya rasain, dan 'amazed' saya masih bisa survive sampai rumah dan sampai kamar dengan kondisi kaya gitu hehehe.

Sekali lagi, saya tau ga ada yang kebetulan dan saya tau kalo itu semua berkat campur tangan Tuhan aja yang masih menolong dan melindungi saya. So, pengalaman ini adalah salah satu cara Tuhan buat ingetin saya bahwa betapa Dia sayang sama saya. Praise The Lord!

Tuesday, May 10, 2011

Back to Friendster

Gara-gara baca blognya si isyana soal Friendster, jadi tau kalo FS (katanya) mau di-reboot akhir Mei, jadi deh hari ini ikutan dia ngubek-ngubek FS buat baca-baca memori lama hahaha *gaya.

Ternyata booming Friendster itu belom lama ya, berasanya tuh kaya udah 5 tahun yang lalu terakhir main FS, tapi ternyata belom segitu lamanya juga, setelah diingat-ingat tahun 2008 saya masih main FS. Kenapa ya waktu itu orang beralih ke Facebook? Dan sekarang malah Facebook udah mulai digantikan Twitter :p Ternyata umur sosial media ga terlalu panjang juga ya.

Tujuan utama saya nulis post ini sih cuma mau "mengabadikan" testi pertama (dan terakhir juga sih, secara skarang uda ga main FS) dari si pacar yang dulunya masih calon pacar. Ini dia testinya

17 Oktober 2008,

oi2 baru sempet kasih testi neh hehehe...
Kesan pertamanya hmm.. kaya anak manja hahaha no offense... but deep down inside a truly unique person dan mandiri juga...
Anyway about your last blog, i want to have another comment but i think live comment is better hehehe...(padahal males nulis)
Last but not least you said to me nice to chat and meet me (thanks for the testi) but i want to say that the pleasure is mine, nice to know u d....

Trus saya kan jadi penasaran, saya pernah ga ya kasih testi buat dia? Jadilah saya ubek-ubek FS dia hihihi.  Dan ternyataa... ga ada donkk!! Hahahaha. Saya heran juga sih, ko saya ga pernah kasih testi buat dia ya? Padahal saya tipe orang yang rajin nulis-nulis testi orang-orang. Mungkin karena itu lagi peralihan FS dan Facebook kali ya, sama mungkin gara-gara baru kenal juga hihihihi *alesan. 

Gara-gara bacain testi, saya mau bikin random things about me and FS ah..

1. Saya dulu suka testi-testian sama "dd ketemu gede" saya di SMA, debo. Dulu seringg banget kirim-kirim testi, udah kaya ngobrol gitu jadinya. Sekarang ni anak kemana ya? Kaya ngilang ditelan bumi. Saya menyayangkan sih jadi lost contact sama dia, padahal she was one of my best friend at high school. 
2. Status FS saya masih single loh! Padahal dulu ya, saya suka wondering kapan saya bisa ganti status single saya itu jadi in a relationship *curcol hahaha. 
3. Berasa lebih banyak kontek sama temen di FS (dibanding Facebook), kalo ngeliat testi-testinya itu lebih variatif, dapet testi dari orang yang ga terlalu deket juga, dan lebih banyak orang. Kalo facebook kan cuma interaksinya sama itu-itu aja. *ato ini beda jaman aja ya?
4. Blog pertama saya itu di friendster. Sampe saya akhirnya pindah kesini buat terusin blogging. Untung juga ya pindah sini, kalo saya terusin di FS kan basi bener ya? hehe.
5. Dulu saya suka banding-bandingin jumlah testimonial saya sama temen-temen saya. Suka ngerasa seneng aja kalo testimonial saya lebih banyak dibanding temen laen yang padahal jumlah temennya lebih banyak. Mungkin gara-gara itu ya saya seneng minta orang nulis-nulis testi buat saya hihi. Dan btw, testimonial saya jumlahnya 1004, dengan testimonial terakhir di tgl 13 April 2009 - which is spam haha. 

5 aja cukup deh, tadinya mau bikin banyakan, tapi setelah dipikir-pikir ga ada yang penting lagi hahaha. 

Baca-baca testi juga bikin saya inget dulu saya pernah deket sama siapa aja. Salah satunya testi alay dari si cheve ini yang bikin saya inget kalo dulu kita berdua + wenny itu trio kwek kwek yang ampir selalu bareng (kecuali pas si cheve di BEM dan saya di HMJ, tinggalah wenny terlantar hehe.) Miss youuu cintahhh...

Che, 19 Juli 2008

J

e

l

e

x



S
a
y
a

K

a

n

g

e

n

samaaaaa....

WEnnY
hahaha

:P

another testi from cheve, oh how i miss u veee..... sini donk balik!! kita ngobrol2 lagi..

Che, 11 Mei 2008

sepertina kita sama kepohna d
gak heran kita jadi BGF
haha

u sepertina OL n gw jug.. u cek fs gw,,, gw cek FB u
hahaha
gueejee abis..
minggu tenang di karawaci pa di rumah bu..?

Makin ke balakang makin banyak memori nih, jadi inget macem-macem lagi. I wish FS ga di reboot deh, ato mau reboot ya gapapa, asal testi2 nya jangan ilang hehe. Because FS is like a key to the past, when i could search my lost memory there. 

Dan 1 hal lagi yang bikin saya kangen sama FS, dulu orang-orang sering ngirim testi buat saya, sekarang orang-orang jaranggggg banget nulis di wall saya. Maklum, saya kan "banci komen" hahahaha. Kalo ada yang kasian sama saya, boleh ko nulis di wall fb saya lagi, selama FB masih berfungsi dan belum terlalu dilupakan kaya FS :p


Friday, April 29, 2011

Goodbye Mr.Jo (A tribute to Mr. Johannes Oentoro)

Two days ago, i got this broadcast message from a friend,

" It is with deepest sympathy and sorrow we announce that Dr.(HC) Johannes Oentoro, Ph.D went peacefully to be with his Lord and Savior Jesus Christ at 21.15 on April 27,2011 at Siloam Hospital Lippo Village. Friends and families will always cherish the memories of his faithful life that was deeply rooted in Jesus Christ. "

Mr Johannes Oentoro was the founder of UPH, my Alma Mater, a place where i got so much things which make me who i am today. I never regret taking UPH as my university, because i feel so blessed. At UPH, i dont only get knowledge, but much more than that, I know God more, i know myself more, i met many extraordinary and humble people and it's priceless.

I never known Mr. Jo in person, but i've heard so much about him, about his faith and his dedication. And i guess, im not exaggerating to say thank you to him, and to give a standing ovation. I believe it's also because of his pray and faith that UPH can be like it is now. A place where i got so much blessed when i was there, and i know there's also a lot of people blessed too.

I found this article today in FB (it's from her, which i belive feel blessed too). And i hope with this article you can also feel his dedication, his faith, and his love to God and his nation.

Farewell Mr. Johannes Oentoro. Thank you for giving to the Lord.



(A tribute to the founder of UPH..)

In the beginning was a dream, and the dream was in Johannes Oentoro’s heart, and the dream has come true.

By Pitan Daslani

Campus Asia Volume 2 Number 1 – March 2008


One morning in Salatiga, a couple of Satya Wacana University students were discussing their future. They had been in love for some time and the girl might have thought that her boyfriend would be like other ordinary students who would think about accumulating wealth as a symbol of success in life.

And she was wrong. To her surprise, Santi – the girl – heard a rather bizarre remark. Johannes Oentoro gave her something no other girl of her age would be pleased to her. Speaking in Javanese, Johannes said, “One thing you need to know is this. If and when I become rich, do not expect me to give you all my money. I need the money for something else.” Normally, such a remark would arouse suspicion. One would assume that on hearing that, Santi probably thought that her boyfriend might be dating another woman.

But she took it calmly and did not want to interrupt his plans. Because her boyfriend was speaking very seriously and in fact he repeated the remark at least three times.

After some time Santi realized that she had not been dating an ordinary man. Her visionary electro-major boyfriend piloted their blossoming relationship for nine year before the got married.

And during those memorable years, Santi learned a valuable lesson: Johannes wanted to open world-class schools in many part of Indonesia “in order to make our nation smart,” she told Campus Asia, citing Johannes’ determined promise of long gone years.

After a lapse of 30 years, the promise has come true. The dream of the former Satya Wacana student has translated itself into a magnificent tower of educational excellence in Pelita Harapan Foundation that runs a three-tier schools network – Pelita Harapan, Dian Harapan, and Lentera Harapan, with Universitas Pelita Harapan (UPH) carrying the banner of Smart and Global Campus in the front line.

“I have a burden in my heart to open 10 Pelita Schools, 100 Dian Schools, and 1000Lentera schools. From the bottom of my heart, this sincere desire looms large,” Johannes told Campus Asia over a Sunday lunch recently.

“You must know, that this is my heart,” he continued. “True knowledge, faith in God, and Godly character comprise what my heart wants to give to nation.”

He was referring to the philosophy of Pelita Harapan Foundation that guides all the educational institutions therein.

“So I want to build 10 strong Pelita schools. These schools then raise fund to open 100 Dian schools. And together they raise fund to open 1000 Lentera schools that must be spread evenly across Indonesia,” Johannes said.

“His vision is to open good schools for different layers of society so that everybody may have opportunity to have good education,” explained Johannes’ youngest brother Jimmy Oentoro who accompanied the couple during the lunch time interviewed.

Being a man of principle, Pak Jo – as he is fondly referred to by close friends – in fact did not stop at merely giving Santi the educational promise before marriage.

He developed his vision further when pursuing a doctorate degree in Australia. His dissertation also focused on total transformational education as a way to elevate Indonesian society’s welfare.

So now, after the dream has come true, what else would Johannes do? For the past few years he has been physically hampered from doing more for Indonesia’s world of education because of a declined health condition. He is recuperating; somehow, thought still has not reached the level of health conditions that would enable him to perform normally. It was this health disadvantages that prevented him from continuing to sit in the chair of UPH rector – a position he had occupied since the establishment of the university on May 18, 1994. Yet the people who used to work for him are now running the university very well. Jonathan Parapak – UPH’s current Rector – worked for him for four year in the Schools of Business and Sheldon Nord – UPH’s President – was on his staff at SPH and UPH.

“They were very good people and they worked well with me,” Johannes recalled. Adding, “Sheldon was the first person I recruited because I knew he would perform well”.

Karawaci was then an empty are with “no house, nobody, nothing in place here,” Johannes added. He recalled inspecting construction activities of the buildings by himself and directing workers right on the spot.

“There’s a lot of things that I wish I could do here and also in the rest of Indonesia. I want to see people – everybody – with better education. This is my heart, my sincere heart.”


His noble dream matched the vision of James Riady with whom he teamed up to better translate the ambition, starting with the establisment of Sekolah Pelita Harapan (SPH) which in now Indonesian’s favorite destination for elementary to secondary level of education with international standards.


SPH is also a benchmark for other schools across the archipelago given its international accreditation, professional management, good parental relations, and thriving reputation.


Johannes and James arer both visionary leaders who established the Pelita Harapan Foundation in 1993 to provide education for all walks of life based on the philosophy of true knowledge, faith in God, and Goldly character.


Many people are not aware that the most pleasant coincidence in this duo lies in their remarkable unity of vision for a more educated society to be sharped up through total transformative education that creates a balance between knowledge, faith, and character.


But there is an even more surprising coincidence, The names of all schools under them refer to sources of light – Pelita, Dian, and Lentera are Indonesians words for defferent types of kerosene-fed-lamps. And James Riady’s middle name is Tjahaya – the Indonesian word for “light”.


So in faith one may say that what started off in Salatiga three decades ago in Johannes Oentoro’s love relationship has been divinely guided for completion, yet for a bigger purpose – helping make Indonesia smart society, education observers say.


This why UPH officials are saying that their vision on education is very clear. Knowledge alone is not enough. It must be guided by faith in God in order to produce people withGodly character.


Perhaps one of the reasons why Indonesia has not performed well in education is because it focuces on knowledge and skill but ignores the need to have it base on – and guided by faith and development of noble character.


This why, as explained by a Pelita Harapan educator, in Indonesia today,” people who break the law most often are those who understand economics very well.” In other word, Indonesian education system has produced, in general. People who cannot match their words with deeds.


Paradoxically, this is a country that some times claims to be religious, upholding the declaration of belive in on Supreme God in the first lne of its State Principle called Pancasila. And yet in general, its education has failed to produce people of good character in all layers of society.


Education observers say that what the nasion need badly today is a holistic, total transformative type of education that can produce an educated society with noble character.


But that cannot be realized easily until Indonesia has more people with ‘Johannes Oentoro dreams’. So, perhaps one needs to find out whether on the hundreds of campuses across Indonesia there are youngsters imitating Johannes Oentoro’s dating style – promising education rather than material success to your lover.


RIP....Dr. (HC) Johannes Oentoro, Ph.D


Wednesday, April 20, 2011

"Suamiku dan Garlic Press"

Ini postingan dari salah satu penulis/blogger favorit saya, Grace Suryani. Simple yet meaningful. Logical yet romantic. Buat yang nyari bahan bacaan bagus, coba deh baca tulisan-tulisannya. Truly recommended!

Btw, postingan ini diambil dari Facebook Page Grace Suryani / Tuhan Masih Menulis Cerita Cinta.


Suamiku dan Garlic Press
by Grace Suryani


Dua hari yang lalu gue pergi ke IKEA dan pulang membawa beberapa benda lucu,salah satunya adalah Garlic Press.

Nah ini benda ajaib yang sangat-sangat memudahkan pekerjaan gue!! Selama ini, gue setiap minggu kudu ngabisin waktu beberapa menit untuk kupasin bawang putih en cincang bawang. Well seperti yang loe org tau, di mana-mana chinese food itu butuh bawang putih! Mau nge-cah kek, bikin mie goreng kek, bikin ayam kek, semuanya pasti pake bawang putih. so itu benda wajib di dapur gue! En krn gue males cincang bawang, akhirnya gue blendeerr. Weeeeerrrrr. Tapi gue tetep mesti ngupasin itu bawang satu-satu. Sampai gue bertemu dengan benda ajaib bernama garlic press ini! Benda ini luar biasa sekaliiii, gue cukup masukkin 1 biji bawang putih (kagak perlu gue kupas), lalu gue teken eeehhhh kulitnya copot sendiri en bawang putih sudah tercincang ... oh Haleluya PUJI TUHAN!!! :D

Gue langsung panggil Tepen untuk nunjukkin mainan terbaru gue. Hehehe. Abis Tepen liat komentarnya cuman satu. "Ini pasti cowok yang bikin."

: O Kenapa suami gue bilang begituuu?! Well, oke guys, coba gue ajak kalian tour singkat ke daerah dapur gue. Di sana ada ... mesin cuci, lalu ada blender, kulkas, dan aha my lovely vaccum cleaner. Serius guys, gue ngga bisa hidup tanpa benda-benda itu!!! Tapi pernah kah kalian berpikir, siapa sih yang menciptakan itu semuaa?

Siapa yang menciptakan mesin cuci?

A. Catharine Beecher

B. James King

Jawabannya adalaaaahhh ... B!! James King (1797). Catharine Beecher itu wanita yang bilang, laundry "the American housekeeper’s hardest problem" (SETUJU SEKALI BU! :P) Sedangkan yang pertama kali membuat mesin cuci untuk di rumah adalah, William Blackstone of Indiana (1874)

Selanjutnya, gue search and search en menemukan para pencipta dari barang-barang dapur yang selama ini sangat membantu gue!

Pencipta Blender : Stephen Poplawski

Pencipta Kulkas : Carl Von Line

Pencipta Vaccum cleaner : Daniel Hess

Nah nah nah .... sekarang apa persamaan orang-orang itu? James King William Blackstone, Stephen Poplawski, Carl Von Line dan Daniel Hess? : D

Mereka semuaaaaaa ... sama-sama ... LAKI-LAKI!! : O dan mereka semua sama-sama orang ... Barat.

Hal yang hampir serupa yang menjadi pemikiran Dr Vishal Mangalwadi seorang dosen India yang takut akan Tuhan. Di dalam bukunya Kebenaran dan TRansformasi, ia menulis apa yang menjadi keheranannya. Mengapa para wanita di Africa dan di India harus membawa kendi berisi air, kotoran sapi dan batu-batuan di atas kepala mereka sedangkan para wanita Barat tidak? Apakah karena orang Barat lebih pintar? Mengapa bangsa yang mampu membuat Taj Mahal dan Piramida tidak dapat membuat kereta sorong untuk istri mereka? Orang-orang di tepi sungai Nil sudah membangun Piramida ribuan tahun sebelum orang Barat membangun istana. Tapi mengapa para wanita di sana tetap harus menjahit dan mencuci dengan tangan sedangkan rekan-rekan mereka di Barat punya mesin jahit dan mesin cuci?

Vishal menemukan jawabannya pada sistem pernikahan MONOGAMI! dan pada Firman Tuhan yang menyatakan bahwa suami harus mengasihi istri mereka. :O Loh apa hubungannyaaa??

Oke mari kita liat skenario di bawah ini.

Seorang suami yang punya dua istri. Istri pertamanya mengeluh badannya pegal-pegal karena harus mengangkut kendi. Apa yang akan dilakukan sang suami? Dia pusink mendengar istrinya mengeluh lalu dia pergi ke rumah istri kedua yang menyambutnya dengan tangan terbuka.

Sekarang kejadian yang hampir mirip terjadi pada masyarakat yang memegang monogami dan firman Tuhan bahwa laki-laki harus mengasihi istrinya. Istrinya mengeluh pegal-pegal karena mengangkut air, sang suami bangkit lalu berkata, "Kamu istirahat saja sayang. Biar aku yang mengangkut airnya." Lalu ia pergi keluar dan seperti layaknya suami-suami lain, ia BENCI melakukan pekerjaan rumah tangga, sambil mengangkut air, ia berpikir, "Heemm semestinya ada cara yang lebih bae, lebih cepat dari ini. Hemmm bagaimana kalau besok aku mengali parit dari ujung sana sampe ke halaman rumah?" Lalu ia memanggil teman-temannya, membangun sarana irigasi, dll,

Masak begitu sih Grace?!?! :p Well, itu tidak hanya terjadi di abad kedelapan belas! Sikap suami yang mengasihi istri lalu terdorong untuk berpikir membuat sesuatu untuk membantu istrinya juga dilakukan oleh suami gue tercintaaa. :p Ketika gue ngeluh pusink nyusun menu, Tepen bilang, "Ya udeh nanti aku bikinin program buat ngatur menu."

"Emank bisa hun?!?! Aku mau tiap hari ganti2, hari ini ayam, besok sapi, besok telor. Bsa emank?"

"Bisa ..."

"Seminggu sekali at least ada menu tahu 2 kali ... Bisa?"

"Bisa ... Nanti aku bikinin ya."

Atau seperti suami temen gue yang tiap kali cuci piring selalu berkomentar, "Pasti ada cara yang lebih cepet en lebih bersih untuk mencuci piring."

Ada suatu kerinduan yang Tuhan tanamkan di dalam diri laki-laki. Kerinduan untuk membuat sesuatu menjadi lebih cepat, lebih besar, lebih baik, lebih bersih. Liat aja itu pertandingan F1, tiap tahun itu ratusan teknisi kerja keras bikin mobil yang bisa lebih cepet 1 detik dari tahun kemaren. En ketika kerinduan itu bertemu dengan kasih mereka terhadap istri mereka yang mengalami kesulitan, otak mereka bekerja dan VOILAAA ... mereka menemukan alat-alat untuk membantu istri tercinta mereka.

Salah satunya adalah William Blackstone.

In 1874, William Blackstone of Indiana built a birthday present for his wife. It was a machine which removed and washed away dirt from clothes. The first washing machines designed for convenient use in the home. http://inventors.about.com/od/wstartinventions/a/washingmachines.htm

So guys, mesin cuci rumah pertama itu dibuat adalah hadiah ulangtahun dari seorang suami untuk istrinya!! :D so sweet huhhh :p

Dari apa yang gue temukan di Internet en juga apa yang gue baca di buku Vishal gue menemukan bahwa ternyata ketaatan kepada Firman Tuhan itu menyebabkan KEMAJUAN MASYARAKAT! Kemajuan PERADABAN. Kemajuan UMAT MANUSIA.

Coba bayangkan kalo suami-suami itu semuanya punya istri lebih dari satu ataupun seperti yang ditulis Vishal, "Meskipun budaya saya menerima poligam, dalam prakteknya kebanyakan pria hanya memiliki satu istri. Meskipun demikian, salah satu hasil dari poligami adalah dalam budaya tradisional kami tidak dan tidak dapat mengharuskan suami untuk mengasihi istri mereka."

Betapa berbedanya dengan yang diperintahkan Alkitab! Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya Ef 5 : 25.

Guys, jika kita melakukan perintah Tuhan dengan konsisten, perintah Tuhan itu tidak hanya berguna bagi kita yang melakukan, tapi juga berguna bagi orang lain! Perintah-perintah Tuhan bukan hanya sekedar perintah mati yang gitu-gitu aja, tapi itu membawa kepada kemajuan bagi sebuah masyarakat ...


Monday, April 18, 2011

Starting over

It's over now, 

Those 2 -holiday like- weeks are over.  Now, it's time to gather myself up and back to normal life. 

No, no, i dont want to bring my 'old' life back, i want to start over, i want to make something more useful, i want to live a more exciting, blessed, and meaningful life. I want a better life, and i want to be a better me.

I know these are times when i got so inspired that i want to improve almost everything in my life, got so inspired that i feel like i want to learn everything. I also know that i might get bored soon and failed my resolution. But that's ok, at least i tried. If i failed, i can always start over and try again, right :)


So, this is my almost mid year resolution,

I will try to do the extra miles for everything i do; in work, relationship, and in everything. 

I will try to learn something new each day, 

So, by doing one extraordinary thing each day, i hope my life could get more exciting and meaningful.




Tuesday, March 29, 2011

Jackie and hoax

Tadi sore, bbm dan twitter rame soal "RIP - Jackie Chan". Coba angkat tangan siapa yang ga dapet beritanya di bbm? Kalo ga dapet sih mungkin situ temennya kurang banyak, ato temen-temennya kurang gaul hehe *rese. Kidding ya.

Tadi sore saya lagi sibuk *tumben, lagi direview sama si bos kerjaannya; jadi waktu seorang teman kasih tau info itu saya ga sempat menanggapi, dan ga sempat menelusuri twitter lebih lanjut untuk dapet informasi lebih detail. Dan setelah sekitar 45 menitan, saya baru bisa nyari info di twitter, dan saat itu sudah ramai berita kalo berita RIP-Jackie Chan itu hanya hoax. Hebat ya twitter, dalam waktu 45 menit aja timeline saya udah rame sama berita hoax nya, dan saya harus menelusuri jauh ke bawah untuk cari tau berita asalnya, yang bikin saya malas dan akhirnya ga nyari tau lebih lanjut asal mula beritanya. Jadi kalo ada yang tanya gimana asal muasal berita itu, maaf ya, saya terlalu malas buat cari tau sumber beritanya :p

Pikiran pertama yang terlintas begitu tau kalau berita itu hoax adalah, kok tega ya orang bikin hoax tentang kematian orang lain? Bukannya ga etis ya bilang seseorang udah meninggal sedangkan dia masih hidup dan sehat-sehat aja? Yah kalau mau cari sensasi juga ko dengan berita kematian ya? rasanya sangat ga etis deh. Jadi kaya 'nyumpahin' gitu ga sih? Sorry to say ya, it's just a personal opinion.

Saya memang ga tau latar belakang berita ini, jadi ga wise juga kalau menilai terlalu dini. Tapi gara-gara kasus ini saya jadi kepikiran tentang hoax in general.

Buat pengguna Bb ataupun twitter pasti sering nemu berita-berita hoax, berita-berita yang di BM (broadcast message) tanpa bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ini contoh yang saya ingat,
1. RIM servernya penuh, so please broadcast this message to make sure that your pin is still active. (Saya lupa persisnya, tapi intinya kaya gitu)
2. Si A butuh bantuan dana untuk operasi, please contact this certain number for further info.
3. Buat yang punya kenalan anak-anak usia sekolah yang tak mampu lanjutin sekolah, please info ke X dari Yayasan Z yang misinya membantu anak-anak putus sekolah.

Itu kira-kira contohnya, berita yang ga tau bener ato ga (karena kadang ga ada sumber beritanya) tapi udah terlanjur disebarluaskan.

3 contoh di atas mungkin masih lebih "mending" dibanding contoh lain yang bikin resah, seperti hoax tentang musibah atau bencana alam. Atau, berita tentang bencananya benar tapi jumlah korban dibesar-besarkan, atau, menyebarkan gambar yang diedit dan diakui sebagai gambar akibat bencana alam tertentu. Hal-hal ini pada akhirnya cuma bikin resah para pembacanya. Bikin ga tenang, bikin panik. Buat apa sih ya bikin berita-berita kaya gitu? Balik lagi ke soal etika, ko ada ya orang-orang yang sengaja ingin memanfaatkan situasi dan malah bikin berita buruk buat memperkeruh suasana? Dalam situasi genting, ga perlu deh tambahan berita hoax yang cuma bikin tambah panik dan emosi.

Yah, emang manusia itu rumit ya, ada aja orang yang mikirnya aneh-aneh, di luar batas etika. Dan kita ga bisa apa-apa buat halangin itu. Yang bisa kita lakukan, dear bb and twitter users, at least be smart. Find out the truth of a broadcast message first before broadcasting to others. Jangan gampang kirim broadcast message, apalagi yang beritanya ambigu, karena pada akhirnya berita hoax ga ada gunanya selain bikin resah orang dan membentuk opini publik yang salah. Karena kita ga bisa cegah pembuat berita, paling ga jadilah kritis untuk diri sendiri, jadi kan kita juga ga gampang dibohongin orang dan broadcast message kan? :)

Friday, March 18, 2011

10 things i do as a stress relief

Whenever i am under pressure, stressed, and in such a bad mood, these things could help me to lighten up my mood

1. Crying to sleep
Cry, until you fell asleep. What's better than that? It's my number one stress relief. Only be prepared to get puffed eyes the next day in the morning hahaha.

2. Talking for hours to my beloved ones
I am the type of person who need to sahre my feelings to my closest ones; my boyfriend, my mom, my besties. Just by sharing, i could feel relieved. But in some case i have to be careful with whom i shared my feelings with, otherwise i would only get more upset by getting the wrong responds.

3. Hugging my "cats"
I have some cute stuffed cats, and my fave ones are three similar smiling stuffed cats. Yes, they are similar, i really love them. They have a smiling face, very cute, and always help me to smile whenever i see them and hug them haha. seeing a cute cat on the street also could make me smile and suddenly forgetting my bad mood. *sometimes i am such a cat freak.

4. Hanging out and dating with my boyfriend
Yes, dating and doing some fun stuff, spending quality time with him, always can brighten my day. (only if he wasnt in a bad mood too)

5. Listen to the music, playing my fave playlist
Yes, i like to listen to my fave songs until i fell asleep. Usually when i have lots in my mind, i couldnt sleep easily, and listen to my fave songs could help me to soothe my racing thoughts.

6. Put on some fragrance, like body lotion
This is a thing that i love that i found recently. I jus found out that i love fragrance, esp body lotion. I love to smell it, and sometimes i sprayed some of my body spray to my pillow, so i could smell the fragrance before i fell asleep. it's like an aromatheraphy for me hahaha.

7. Playing the sims
I always love the sims, never get bored of it. In this game, i can pretend to be somebody else, entering somebody else's life, deciding and controlling their 'life', make them whatever i want them to be. It's a good thing that i could forget my own probelm temporarily.

8. Do some sweet escape, esp with my love ones.
What's better than holiday with loved ones? It doesnt have to be a long trip; a short trip or even a visit to a never been there place before could help. The point is to break the routine and spend quality times with loved ones.

9. Chat with some old friends
Sometimes catching up with old friends could be relaxing and fun. You might found something new from them.

10. Reading novels
This is my old hobby that i dont do much anymore. But still, a good novel could always brighten up my mood.



So, these are what i do. What about you? :)

Have a nice weekend!

Wednesday, March 16, 2011

Not in the mood

Beneran, mood saya amburadul beberapa minggu terakhir.
Stress? Mungkin.

And things aren't getting better for me,
In fact, they seems getting tougher and harder *sigh

Especially now;

Di saat kerjaan stressful dan berat, hiburan dan harapan saya cuma satu, weekend

Dan bisa dibayangkan apa jadinya ketika si pacar bilang kalo sabtu ini dia ada raker gerejanya

Rasanya kaya jalan di terowongan gelap yang tak berujung

Rasanya kaya baru mulai semangat karena ada secercah harapan,tapi tiba2 sadar kalo itu cuma ilusi.

*sigh

Ditambah saya kok punya feeling sabtu bakal masuk yah?

*double sigh

Eniwei sebenernya kalopun kerja gpp juga ya, secara ga bisa wikenan juga gitu

Tidur ga tenang, makan ga niat, bawaannya pengen nangis dan marah-marah. Yep, kemungkinan besar itu stres. Haha welcome to the real world (again)

Could I just sleep and ignore all of these?

*Please wake me up once it's all over

Tuesday, March 8, 2011

Happy birthday (again) to me!

Again?

Yup. Actually my birthday is on December 16th, and since it's already march, people arent supposed to say happy birthday to me anymore. But in fact they did, because i just celebrated my-so-called-24th birthday party on last weekend, March 5th,2011 at Seaside Suki Ancol.

Actually it wasnt only my birthday party, but it was also Erin, Melisa, Susanto, and Ade's birthday party. We celebrated it together, though it's not a real birthday party anymore. But we just wanted to meet our old high school friends, and had quality time together. And it was indeed a great time. Meet up with old friends is always fun.

On my last two birthdays, i had a 'bad habit' to celebrate my birthday late. Last year, i just had my birthday dinner with them around July. What a record haha. And this year was getting better i suppose, since i held it on march, 'only' 3 months late haha. And if you wonder why, well, December is always my busy season. It's kinda hard for me to make a dinner with them during christmas preparation and year end vacation.

Well, the good side of having late birthday dinner is, you can feel like you have two birthday in a year! Two days for being like a princess *lebay. And this is what i love most, i still get presents even if it wasnt my birthday anymore hahaha.

And these are what i got for this (last) year birthday.


The birthday cake


Very creative isnt it? The cake was made by my friend, Dian who is very talented in making any kind of cake. Veryy delicious.

And you see our photos on the cake? It was made by another friend, Kwok Albert who is really talented in graphic designing. I really love this cake. Purrfect :D

The "mini me" close up



PRESENTS!

I got this from Aulia and Darmayanti. I really love this mug, very creative!


Thank you girls!


all of us with our mugs

I also got this book from the others. Well, i can just say, this book is really what i need right now. You guys are very sweet. Thank you.



The birthday boys and girls

blow the candles


all of us


One last best thing about my late birthday dinner is, i got another surprise from my boyfriend. He gave me this


Well, it actually a 'cheer up' gift and card, but since i just had my late birthday dinner, he gave that birthday card instead. Wow i was really surprised. I love fragrance, i love lotion, and i love the body shop. And did you notice the card? It says, "Happy birthday! To keep young it's a good idea to go to sleep early" hahaha. Well, it's just soo him. Big thank you to you, dear :D



I cant say enough THANK YOU to all of you guys. I am really blessed having you guys in my life. Muach.


*Thanks for Marcel Spencer for those photos